Balik lagi cerita. Setelah sholat isya di musholla, kami yg cewek kan ngumpul dulu ni di musholla. Sekitar jam 11, teman2 ku yg cewek pergi ke wc.
Kebetulan di posko cewek gak ada kamar mandi, jadi aktivitas mandi, mencuci dan lainnya di kamar mandi musholla.
Jadi aku duduk di luar musholla menghadap ke rumah panggung sambil menunggu kawan2 ku selesai. Kan di dekat rumah panggung itu ada pohon mangga. Aku lihat seseorang di sekitar pohon itu. Kukira teman ku yg mau ke wc. Kulihat lama2 dan mikir, orang itu kok gak jalan2 sih. Cuma berdiri aja. Ku perhatikan lebih jelas. Dan rupanya memang si pocong botak. Saat itu juga aku lari ke wc untuk wudhu. Sejak itu sampai selesai kkn, kalau aku pulang dari musholla mau ke posko cewek atau mau kebelet tengah malam, aku selalu lari.
Kata warga sekitar, memang sih sekitar rumah dan musholla tempat kami tinggal banyak penampakan. Apalagi jembatan dan sungai dekat posko kami, di jembatan itu pernah ada seorang nenek tua berambut panjang berdiri diatas jembatan. Panjang rambutnya sampai menyentuh air. Tinggi jembatan ke air sungai lebih kurang 3 meter , di tambah tinggi manusia normal sekitar 2 meter. Belum lagi di tambah tempat kami sekeliling nya hutan. Dari jalan besar ke tempat kami 4 km dgn jalan yg hancur. Gk kebayang deh
Sekian dan terimakasih
Saturday, March 11, 2017
KKN/Diklat