Tuyul di hotel kelas Melati (Jogja)

waktu itu aku lagi traveling sendiri di jogja. Berhubung aku orangnya nekat aku paket uang pas-pasan. Habis dari keraton sama alun-alun malemnya aku nyari makan terus akhirnya memutuskan makan di angkringan pinggir jalan. Saat itu malem tiba-tiba aja hujan deras nunggu hujan reda di angkringan lama-lama kepalaku kok rasanya pusing sama badanku menggigil kedinginan. Pikirku mungkin karena hujan deras GK reda-reda sama udara yang sangat dingin.

Lama lama badanku gak kuat. Dan akhirnya aku memutuskan nyari tempat istirahat. Secara kebetulan disebelah angkringan ada hotel. Tempatnya seperti hotel hotel kelas melati kalau dilihat lihat mirip hotel yang ada di film-film Warkop dki. Ketika aku masuk ke resepsionis nanya harga kamar harganya 150 terus aku nawar yang lebih murah. Sama mba resepsionis ditanya "yang 90k mau" karena dilihat harganya murah banget langsung aku ambil kunci kamarnya. Ketika aku masuk kamarnya cukup bersih tru kamar mandinya kering gak ada air. Ada juga tulisan jangan buang Condom ditoilet.

Jam menunjukkan jam 10 malam. Karena menggigil aku langsung tidur dengan selimut berlapis-lapis. Karena merasa sepi aku biasanya nyalain tv karena aku biasanya tertidur kalau lagi nonton tv Nah mulai saat ini mulai ada yang aneh tiba-tiba tvnya volumenya keras sampai aku terbangun aku lihat jam masih jam 11. Terus aku kecilin volumenya tiba-tiba ada suara langkah kaki didepan kamarku  kayak lagi lari-lari dugdugdug dugdugdug diiringi suara terengah-engah, dari suaranya sama langkah kakinya aku berkesimpulan itu anak kecil. Terus aku biarin anak kecil itu lari-lari mondar-mandir didepan kamar terus aku tidur lagi. Dalam keadaan setengah sadar aku bangun dan masih terdengar suara langkah mondar-mandir anak kecil itu dan jam menunjukkan jam 1. Dari situ aku sadar anak kecil macam apa yang bisa lari lari selama 2 jam dan orang tua macam apa yang biarin anak kecil lari-larian tengah malam.

Jangan-jangan itu tuyul karena saat itu aku mulai gemetaran aku gak berani ngintip dari jendela. Langsung aja aku nutup kepalaku paket selimut sama ngerasain suara tv. Sambil baca-baca alfatehah  dan pada waktu itu rasanya serem banget. Namun lama kelamaan suaranya mulai pelan dan akhirnya menghilang. Sumpah sampai subuh aku gak bisa tidur. Baru ada adzan subuh aku tidur. Dan paginya aku langsung ngibrit dari hotel itu tanpa check out dulu.
Pesan sender jangan buang benih sembarangan katanya bisa jadi tuyul. Sekian